Tampilkan postingan dengan label Cerita Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Renungan. Tampilkan semua postingan

Kata Kata Mutiara di cartoon spongebob

sekarang saya mau memposting tentang cartoon kesukaan saya waktu masih kecil.yaitu cartoon spongebob.
di posting ini saya mau menulis kata kata mutiara di cartoon spongebob.
silahkan dibaca kata kata mutiaranya:
  • "Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku (Patrick) lebih suka jadi idiot daripada kehilanganmu (Spongebob)"
  • Spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi?
    Patrick : menunggumu kembali..
  • Saat Spongebob menjadi kaya dan melupakan patrick juga teman-temannya, spongebob yang kaya pergi, spongebob memohon kepada patrick, dan patrick berkata : "kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali"
  • Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur-ubur nya spongebob, patrick berkata:
    " Tak apa kawan..
    aku mungkin hanya bintang laut yang jelek.. lebih baik aku pergi dari bikini bottom.. ini, ambil saja barang2ku.. tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan.." (Patrick dituduh nyolong jaring dan dia sabar aja)
  • Patrick berteriak : "AKU JELEK DAN AKU BANGGA!!!"
  • Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bkn rahasia lagi.
  • Waktu spongebob mau masuk anggota jelly spotter.. terakhirnya patrick bilang:
    "Pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat.."
  • Waktu itu ortu Patrick mau datang jenguk anaknya. Tapi Patrick takut dikatain bodoh sama ortunya. Demi Patrick, SpongeBob bela2in akting jadi orang bego biar ortu Patrick ga ngatain anaknya bego. Trus Patrick bilang ke SpongeBob : TEMAN ADALAH KEKUATAN"
  • Waktu patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang2 milik orang lain, terus dia berkata : "hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu"...
  • Waktu sponge bob mau les nyetir buat dapetin sim.. "seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari.."
  • Waktu episode yg si spongebob nyari spatula baru, terus dia dapet spatula yg emas (klo ga salah), tapi si spatula emasnya ga nurut sama si spongebob akhirnya dia balik pk spatula nya yg lama.si spongebob ngomong:
    "Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas"
sumber:Click Here Terima kasih telah membaca artikel: Kata Kata Mutiara di cartoon spongebob
READ MORE » Kata Kata Mutiara di cartoon spongebob

Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya



Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan
membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah
ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya
dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari
penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum
bunga yang paling indah di dunia.


Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak
laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja,
seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya
untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah
nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA


Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu
senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap
dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi
untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar
dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di
sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang
yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu
seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan
memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia
berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ----------
KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA


Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku,
ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk
ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk
menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari
tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan
gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata
:"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu
tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ----------
KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA


Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi
ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang
tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa
jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, Ibu
dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam
botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat
dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu
yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil
menyuruhnya minum. Ibu berkata : "Minumlah nak, aku tidak haus!"
---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT


Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap
sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia
harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun
semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi
keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang
tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun
masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita
yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi.
Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka,
ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ----------KEBOHONGAN IBU YANG
KELIMA


Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan
bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak
mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di
luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi
kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut.
Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit"
----------KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM


Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian
memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat
sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di
perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa
ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati,
bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak
terbiasa" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH


Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung,
harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra
atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku
melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani
operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh
kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku
karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu
menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering.
Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit
sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan
tegarnya berkata : "Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan"
----------KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.


Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.


Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa
tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu ! " Coba
dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu
kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk
berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang
padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan
ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada
di rumah.


Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan
pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas
apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di
samping kita. Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari
ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah
ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba
kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan
untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai
ada kata "MENYESAL" di kemudian hari`.

Sumber:Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya
READ MORE » Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya

Kisah Yang Mengharukan

Howard hanya bisa tertunduk lemas saat mendengar kabar lewat telepon bahwa anak perempuannya yang berusia 11 tahun,marie mengalami kecelakaan dan kini dalam kondisi kritis.. Dunia serasa sunyi baginya selain suara anak kedua nya david yang tak henti-hentinya bertanya kepada dirinya mengenai apa yang tengah terjadi.

Tanpa menjawab pertanyaan anak laki-lakinya,howard pun bergegas membawa serta eddie menuju rumah sakit tempat marie dirawat."Dok,bagaimana dengan keadaan anak saya dok?",tanya howard setibanya di depan kamar marie dirawat.Namun jawaban yang diterima sangat tidak meng-enakkan hati..

"Anak anda mengalami pendarahan yang hebat di kepala dan membutuhkan donor darah dengan golongan yang sama.Namun dengan berat hati,saya menyampaikan bahwa stok untuk golongan darah anak anda tidak tersedia saat ini tuan..",jawab sang dokter."Apakah tuan mempunyai golongan darah yang sama dengan marie?",dokter balik bertanya kepada howard.

Mendengar pertanyaan tersebut,howard hanya bisa menjawab "Golongan darah saya berbeda dengan Marie,karna golongan darah nya ikut golongan darah almarhum mamanya yang sudah berpulang 2tahun yang lalu","Tapi,entah bagaimana dengan golongan darah eddie..",Lanjut Howard kembali.

"Baiklah,bagaimana kalau kita coba cek dahulu golongan darah Eddie",ujar dokter sembari menoleh ke arah Eddie yang dari tadi belum benar-benar mengetahui apa yang kini tengah terjadi kepada kakak perempuannya tersebut.Mendengar itu,Eddie yang hanya tahu bahwa kakaknya sedang dalam kesulitan,segera meng-iyakan ajuan sang dokter.

"Apa yang terjadi pada kakak saya dok?",tanya eddie kepada dokter seraya mereka memasuki ruang tempat kakaknya marie sedang terkulai lemas.
"Kakakmu kini sedang dalam kesulitan nak..,dan mungkin hanya kamu yang bisa menolongnya saat ini.Tapi tenanglah,jika ada golongan darah yang cocok,kakakmu pasti selamat koq,dia hanya kekurangan darah saja",jawab sang dokternya singkat sementara howard mengikuti mereka dari belakang dengan penuh harap.

Diranjang yang bersebelahan dengan kakaknya,Eddie berbaring untuk menunggu dokter memeriksa golongan darahnya.. tak henti-hentinya Eddie menatap wajah kakaknya yang hanya bisa membalas tatapannya dengan sayu karna tubuhnya sudah lemas karna kekurangan darah.. Ingin rasanya menangis melihat kondisi kakaknya,namun ia teringat pesan ayahnya bahwa jadi laki-laki harus tegar.

"Eddie,ditahan sebentar yah.. ini tidak sakit koq..hanya seperti digigit semut saja",Sang dokter berusaha menenangkan Eddie sembari ia mulai mengambil sampel darah dengan jarum suntik ditangannya.

Melihat dokter sudah mulai mengambil darahnya menggunakan jarum suntik,Eddie pun berkata pada sang dokter...

"Dokter,saya mohon kepada anda dengan sangat apabila nanti kakak saya sudah bisa tertolong dengan darah saya,sampaikanlah padanya pesan terakhir dari saya.. bahwa saya menyayanginya".Lalu Eddie memejamkan matanya perlahan-lahan.. bersiap-siap menanti darahnya harus dipindahkan semua ke kakak-nya.....

Mendengar keluguan dan salah sangka Eddie itu,dokter hanya bisa tertegun dan mengagumi betapa tulusnya kasih sayang Eddie kepada kakaknya,Meski tidak mengerti apa sebenarnya itu donor darah,namun dia rela bertukar nyawa demi kakaknya bisa tertolong..


Tetes air mata pun membasahi wajah howard yang mendengar hal itu dari belakang..


Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Kisah Yang Mengharukan
READ MORE » Kisah Yang Mengharukan

Tak Ada Salah Dan Benar Di Dunia Ini

Tiada-Salah-benarSuatu hari,seorang kakek yang terkenal bijaksana sedang berjalan kaki melewati sebuah sawah dan menemukan 2 orang anak lelaki yang sedang bertengkar . Dengan tanpa ragu,beliau menghampiri mereka.”Apa yang sedang kalian ributkan nak..?”,tanya beliau kepada kedua anak tersebut.

“Dia mengatakan bahwa cara saya memegang sendok salah.. katanya,harus pakai tangan kanan.sedangkan saya merasa lebih mudah memakai tangan kiri..”,jawab seorang anak sambil menunjuk temannya.

“Bohong kek,dia yang mengatakan bahwa cara saya memegang sendok yang salah.. padahal jelas-jelas dia yang salah.Memegang sendok dengan tangan kanan jauh lebih mudah bagi saya ketimbang tangan kiri..”,sahut temannya membela diri.

Mendengar hal tersebut,kakek malah bertanya kepada kedua anak tersebut.”Menurut kalian,matahari lebih dekat dengan bumi saat pagi hari atau siang hari..?”

“Pagi hari donk kek..,soalnya saat pagi hari matahari terlihat lebih besar daripada siang hari.Itu menandakan bahwa matahari lebih dekat dengan bumi ketika pagi hari”,jawab anak yang kidal.

“Siang hari lah kek..,karena saat siang hari,matahari lebih panas ketimbang saat pagi hari.Itu menandakan bahwa matahari lebih dekat dengan bumi ketika siang hari”,jawab anak yang satunya.

“Lalu siapa yang benar kek..??”,terdengar kedua anak tersebut serempak bertanya kepada sang kakek.
Mendapat pertanyaan tersebut,kakek hanya menjawab..

“Tidak ada yang salah dan benar di dunia ini,yang ada hanyalah perbedaan sudut pandang saja.. matahari tetap pada jarak yang sama dengan bumi setiap saat,yang ada hanyalah sudut pandang kita yang terkecoh oleh berputarnya bumi yang kita pijaki . Perbedaan itu pasti akan ada.., dan sesungguhnya, memaksakan persamaan dalam setiap kebiasaan adalah sikap yang sungguh tidak bijaksana.”
Lalu si kakek pergi meninggalkan kedua anak tersebut,sambil berkata.. “Memahamilah,maka kau pun akan di pahami”.

Seketika kedua anak tersebut,saling memandang dan saling tersenyum satu sama lainnya dan berpelukan.. “Maafkan aku yach..”,mereka mengucapkannya berbarengan. Big Hug

Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Tak Ada Salah Dan Benar Di Dunia Ini
READ MORE » Tak Ada Salah Dan Benar Di Dunia Ini

Seorang Cacat Pemegang Rekor Dunia Olimpiade

Ketika berumur lima tahun,Glenn Cunningham mengalami luka bakar yang parah di bagian tungkainya.para dokter yang merawat nya terpaksa angkat tangan.Menurut mereka,Glenn akan tetap cacat dan harus menggunakan kursi roda seumur hidupnya."Ia takkan bisa berjalan lagi",begitulah kalimat yang terlontar dari beberapa dokter yang di temuinya.

Para dokter itu memang memeriksa keadaan tungkai kaki Glenn Cunningham,namun tidak mungkin mereka bisa melihat ke dalam lubuk hatinya.. Glenn sungguh tidak menghiraukan kata-kata dokter tersebut.Ia bertekad dalam hatinya bahwa dia pasti bisa berjalan lagi.Sementara fisiknya masih terkapar lemah di tempat tidur dengan kakinya yang kurus dan nampak merah bekas luka bakar,ia berikrar "Minggu depan,aku akan bangun dari tempat tidur ini dan berjalan!".Dan Hal itu benar-benar dilakukannya.

Dalam waktu satu minggu,dia sudah bisa berjalan walau langkahnya masih terlihat gemetaran.. Ibunya bercerita mengenai betapa ia sering menyingkapkan gorden dan memandang keluar,memperhatikan Glen meraihkan tangan ke atas untuk menggenggam gagang sebuah alat pembajak tanah yang sudahtidak dipakai lagi di pekarangan.Dengan kedua tangan yang menggenggam gagang bajak,ia mulai melatih kakinya yang cacat.Dan dengan setiap langkah yang menyakitkan itu,semakin dekat pula dia ke tujuan yang telah di ikrarkannya,yaitu bisa berjalan kembali.Tidak lama kemudian,dia sudah mulai bisa berlari-lari dengan lambat,semakin lama semakin cepat dengan gerakan yang semakin pasti.

"Aku sejak awal sudah yakin akan bisa berjalan lagi,dan ternyata memang bisa.. Kini aku akan berlari lebih cepat dari siapapun juga.",demikianlah yang terbesit dalam benak Glenn ketika dia sudah mulai bisa berjalan normal kembali.

Hal itu berhasil dilakukannya!,dia menjadi pelari yang tangguh untuk jarak satu mil.. Dan pada tahun 1936,dia mencatat prestasi yang menakjubkan kala dia berhasil mencetak rekor dunia baru balap lari jarak satu mil dengan waktu hanya 4:06 menit.Sehingga dia mendapat penghormatan sebagai atlet luar biasa waktu itu.

"Jika aku dapat meminta agar hidupku sempurna,itu merupakan godaan menggiurkan.Namun dengan sangat terpaksa,aku akan menolaknya.Karena dengan begitu aku tidak dapat lagi menarik pelajaran dari kehidupan ini"Demikianlah kalimat yang sering diucapkan oleh Glenn Cunningham.

Seorang yang sudah dipastikan cacat seumur hidupnya oleh puluhan dokter pun masih terus mempertahankan semangatnya.. dan akhirnya menjadi pemegang rekor dunia.. Lalu bagaimana dengan kita?Masihkah ada alasan untuk tidak bisa berhasil..?

Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Seorang Cacat Pemegang Rekor Dunia Olimpiade
READ MORE » Seorang Cacat Pemegang Rekor Dunia Olimpiade

Kisah Seorang Bocah Amerika Masuk Islam

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
”Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau Nashrani, atau Majusi” (HR. Al-Bukhari no. 1296).



Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang membenarkan hadits tersebut di atas.

Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M. Sejak awal ibunya telah memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya jauh dari pengaruh keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari seluruh agama, baik agama langit atau agama bumi. Setelah membaca dengan mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.

Dia sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia mempelajari sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar’i, membaca sejarah Islam, mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal sebagian surat, dan belajar adzan.

Semua itu tanpa bertemu dengan seorang muslimpun. Berdasarkan bacaan-bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti namanya yaitu Muhammad ’Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw yang dia cintai sejak masih kecil.

Salah seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah tersebut. Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah tersebut bertanya kepada wartawan itu, ”Apakah engkau seorang yang hafal Al Quran ?”

Wartawan itu berkata: ”Tidak”. Namun sang wartawan dapat merasakan kekecewaan anak itu atas jawabannya.

Bocah itu kembali berkata , ”Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan mengerti bahasa Arab, bukankah demikian ?”. Dia menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. ”Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji ? Apakah engkau telah menunaikan ’umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah mungkin aku membelinya di sini, ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja ? Kesulitan apa sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim di komunitas yang bukan Islami ?”

Setelah wartawan itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara dan menceritakan tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-kawannya, atau gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan makan atau minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia lingkarkan di kepalanya dengan model Yaman, atau berdirinya di kebun umum untuk mengumandangkan adzan sebelum dia sholat. Kemudian ia berkata dengan penuh penyesalan, ”Terkadang aku kehilangan sebagian sholat karena ketidaktahuanku tentang waktu-waktu sholat.”

Kemudian wartawan itu bertanya pada sang bocah, ”Apa yang membuatmu tertarik pada Islam ? Mengapa engkau memilih Islam, tidak yang lain saja ?” Dia diam sesaat kemudian menjawab.

Bocah itu diam sesaat dan kemudian menjawab, ”Aku tidak tahu, segala yang aku ketahui adalah dari yang aku baca tentangnya, dan setiap kali aku menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku”.

Wartawan bertanya kembali, ”Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?”

Muhammad tersenyum sambil menjawab, ”Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama kalinya aku berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-hari pertama”. Kemudian dia meneruskan : ”Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan tidak mempercayai hal tersebut”.

”Apakah cita-citamu ?” tanya wartawan

Dengan cepat Muhammad menjawab, ”Aku memiliki banyak cita-cita. Aku berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan mencium Hajar Aswad”.

”Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah haji adalah sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut ?” tanya wartawan lagi.

Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata : ”Sesungguhnya gambar Ka’bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang hanyalah semacam khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada suatu hari. Akan tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan mengimaninya dengan sangat dalam sampai pada tingkatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain”.

Tampaklah senyuman di wajah Muhammad ’Abdullah, dia melihat ibunya membelanya. Kemudian dia memberikan keterangan kepada ibunya tentang thawaf di sekitar Ka’bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar sesama manusia sebagaimana Tuhan telah menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa, kaya, atau miskin.

Kemudian Muhammad meneruskan, ”Sesungguhnya aku berusaha mengumpulkan sisa dari uang sakuku setiap minggunya agar aku bisa pergi ke Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari. Aku telah mendengar bahwa perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan sekarang aku mempunyai 300 dollar.”

Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk berusaha menghilangkan kesan keteledorannya, ”Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki cukup uang untuk mengirimnya dalam waktu dekat ini.”

”Apakah cita-citamu yang lain ?” tanya wartawan.

“Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi) dari mereka.” jawab Muhammad

Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka diapun memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan antara dia dengan ibunya sekitar tema ini.

Muhammad berkata, ”Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah, sungguh benar-benar telah terjadi perampasan terhadap Palestina.”

”Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?” tanya wartawan lagi.

Muhammad menjawab, “Cita-citaku adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan menghafal Al Quran.”

“Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?” tanya wartawan

Maka dia menjawab dengan meyakinkan : “Tentu”

”Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana engkau menghindari daging babi ?”

Muhammad menjawab, ”Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan. Aku sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya. Keluargaku mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh karena itu mereka tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka aku kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak memakan daging babi.”

”Apakah engkau sholat di sekolahan ?”

”Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan yang aku shalat di sana setiap hari” jawab Muhammad

Kemudian datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah itu langsung berkata kepada wartawan,”Apakah engkau mengijinkanku untuk mengumandangkan adzan ?”

Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan adzan. Dan tanpa terasa, air mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika melihat dan mendengarkan bocah itu menyuarakan adzan.

Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Kisah Seorang Bocah Amerika Masuk Islam
READ MORE » Kisah Seorang Bocah Amerika Masuk Islam

Nasib Malang Buruh Anak-Anak di Bangladesh

Di bawah ini adalah penjelasan bagaimana nasib anak-anak buruh di Bangladesh. Nasib anak-anak ini terjadi karena keterbelakangan ekonomi yang mengharuskan mereka untuk bekerja kasar begini.

Banyak dari anak-anak Bangladesh pada usia 5 – 15 tahun terlibat dalam berbagai pekerjaan kasar dan berbahaya di pabrik pabrik maupun di luar pabrik. Di bawah ini terdapat foto-foto profil buruh anak-anak Bangladesh, yang diambil gambarnya pada tahun 2008.
Shilu bekerja memisahkan batu-batuan dan pasir dengan alat ayakan di tepi sungai Piyan, Bangladesh.
-
-
Anak-anak mengangkat keranjang berisi batu yang berat di atas kepalanya ditepi sungai Piyan, Bangladesh.
-
..
-
Anak-anak dari daerah pedesaan Gaibandha bekerja di pabrik pembuatan batu bata di kota Dhaka, Bangladesh.
Anak-anak bekerja di pabrik batu bata di Fatullah, Bangladesh. Untuk 1.000 batu bata yang berhasil mereka bawa, mereka diberi upah 0,9 dolar AS.
-
-
Gadis cilik ini sedang bekerja menumbuk batu bata di sebuah pabrik batu bata di Dhaka, Bangladesh.
-
-
Jasmine 7 tahun, mengumpulkan sampah di pagi hari. Sekitar 5.000 ton sampah dan 1.000 orang pemulung mencari nafkah di tempat ini setiap harinya.
-
-
Seorang buruh anak sedang mengayak pasir dan batu krikil yang dipungut dari dasar sungai, di dermaga Bhollar di tepi sungai Piyain, Bangladesh. Sedikitnya 10.000 orang, termasuk 2.500 perempuan dan lebih dari 1.000 anak terlibat dalam pekerjaan tersebut. Suplai bahan-bahan bangunan seperti batu dan pasir, dan semen, sangat langka di Bangladesh, sehingga harganya sangat tinggi. Namun para buruh pengumpul batu krikil dan pasir tersebut, hanya menerima upah sekitar 150 taka (kurang dari 2 dolar AS) per hari.
-
-
Buruh anak sedang bekerja disebuah pabrik tekstil di Dhaka, Bangladesh. Sudah umum bagi anak-anak yang orang tuanya miskin bekerja di tempat yang berbahaya serta banyak menggunakan buruh, untuk membantu keluarganya. Rata-rata buruh anak-anak mendapat penghasilan antara 400 – 700 taka (sekitar 5 – 9 dolar AS) per bulan, sedang buruh dewasa bisa berpenghasilan sampai 5.000 taka (sekitar 60 dolar AS) per bulan.
-
-
Seorang anak sedang menjemur ikan di pulau Sonadia, Patukhali, Bangladesh. Ikan kering merupakan makanan Bengali yang digemari, dan lebih dari 50.000 buruh laki-laki, perempuan dan anak-anak dipekerjakan di industri ikan kering di daerah pesisir. Sekitar 300 ton ikan kering diproduksi setiap musimnya, yang dimulai bulan Nopember hingga April.
-
-
Bocah ini bekerja membuat komponen logam di sebuah pabrik di Dhaka, Bangladesh.
-
-
Ia telah bekerja di pabrik selama 2 tahun terakhir, dalam kondisi berbahaya, dan hanya mendapat makan 2 kali sehari.
-
-
Buruh anak-anak sedang beristirahat di sebuah pabrik panci perak di Dhaka, Bangladesh. Selama seminggu bekerja, mereka mendapatkan upah 200 taka (kurang dari 3 dolar AS), bekerja hampir 10 jam per hari, dari pagi sampai larut sore.
-
-
Jainal bekerja di pabrik pembuatan panci. Dia telah bekerja di pabrik selama 3 tahun. Dia bekerja mulai pukul 9 pagi sampai pukul 6 sore dan mendapatkan upah sebesar 10 dolar AS (sekitar Rp 94.000) per bulan.
-
-
Dua buruh anak-anak sedang makan siang saat istrihat di sebuah pabrik dimana mereka bekerja.
17,5 persen dari anak-anak di usia 5-15 tahun di Dkaha (tahun 2006) terlibat dalam kegiatan ekonomi. Banyak dari anak-anak yang terlibat dalam berbagai pekerjaan berbahaya di pabrik pabrik.

Apakah kita hanya diam saja melihat nasib anak-anak buruh di atas yang tersiksa dan harus bekerja demi segumpal nasi yang digunakan untuk makan?
Bantulah mereka, walaupun dengan do'a pasti Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik bagi mereka.


Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Nasib Malang Buruh Anak-Anak di Bangladesh
READ MORE » Nasib Malang Buruh Anak-Anak di Bangladesh

Perjuangan Ibu Yang Tiada Terkira

Kasih Ibu Kepada Anaknya
Ibu adalah malaikat penjaga, penyang, dan peduli kita dari lahir ke dunia yang diutus Allah SWT. Malaikat tsb akan terus menjaga, mengajarkan, dan menyayangi kita hingga akhir hayatnya.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dgn sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara kedua atau kedua-dua sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yg mulia.”
Segala puji bagi Allah yang telah memerintah kami untuk bersyukur dan berbuat baik kepada ibu dan bapak dan berwasiat agar kami menyayangi mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik kami sewaktu kecil.
 

Ya Allah sayangilah kedua orang tua kami. Ampuni, rahmati dan ridhoilah mereka.

Ya Allah ampunilah mereka dengan ampunan yang menyeluruh yang dapat menghapus dosa-dosa mereka yang lampau dan perbuatan buruk yang terus menerus mereka lakukan.

Ya Allah berbuat baiklah kepada mereka sebanyak kebaikan mereka kepada kami setelah dilipatgandakan, dan pandanglah mereka dengan pandangan kasih sayang sebagaimana mereka dahulu memandang kami.

Ya Allah berilah mereka hak rububiyah-Mu yang telah mereka sia-siakan karena sibuk mendidik kami.

Ya Allah maafkanlah segala kekurangan mereka dalam mengabdi kepada-Mu karena mengutamakan kami dan maafkanlah mereka atas segala syubhat yang mereka jalani dalam usaha untuk menghidupi kami.
Kasih Ibu Kepada Anaknya
 Lagu Kasih Ibu yang dikutip dari wikibooks :
Kasih ibu,
kepada beta
tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi,
tak harap kembali,
Bagai sang surya, menyinari dunia.
Kasih Ibu Kepada Anaknya

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si Ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:

1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp 10.000
5) menyiram bunga Rp 15.000
6) Menyapu Halaman Rp 15.000
Jumlah : Rp 85.000

Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.

1) OngKos mengandungmu selama 9 bulan - GRATIS
2) OngKos jaga malam karena menjagamu -GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu - GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu- GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu - GRATIS
6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu - GRATIS

Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu".

Pernyataan di atas adalah seorang anak yang lupa akan jasa Ibunya, malah sebaliknya. Ia berusaha membantu Ibunya karena pamrih, yang sebenarnya Ibunya melahirkan dan menjaganya tanpa pamrih.

Nah dari artikel ini kita bisa belajar bagaimana menghargai dan mengasihi seorang Ibu
Ingat jasanya, Ingat Pengorbanannya.
Dengan begitu Insya Allah kita tidak akan pernah durhaka terhadap Ibu kita.


Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Perjuangan Ibu Yang Tiada Terkira
READ MORE » Perjuangan Ibu Yang Tiada Terkira

Pilot Tewas Mendadak Saat Terbang

KING Air melayang di ketinggian 10.000 kaki di atas Florida AS

*Penumpang Kendalikan Pesawat
*Hikmah Keniscayaan Cinta Allah

APA yang Anda bayangkan, ketika mengetahui pilot yang sedang menerbangkan pesawat Anda, mendadak meninggal dunia? Padahal, pesawat berada di ketinggian 10.000 kaki dari permukaan laut. Sungguh mustahil bagi manusia, namun tidak mustahil bagi Yang Maha Kuasa.

Tragedi itu terjadi pada pesawat King Air Craft yang terbang di langit FloridaAmerika Serikat, Minggu 12 April 2009 lalu. Pesawat bermesin danda ini memuat lima penumpang, take off dari bandara eksekutif Marco Island.

Menurut pejabat Federal Aviation Administration, pilot pesawat pribadi itu, Joe Cabuk. Ia meninggal setelah take off. Sebelum tewas, pilot sempat mengaktifkan tombol auto-pilot, sehingga pesawat semakin naik ke ketinggian 10.000 kaki.

Doug White  (56) dan keluarganya, penumpang sekaligus pemilik pesawat tersebut, sangat bersyukur karena akhirnya maut bia dihindarkan. Pesawat akhirnya bisa mendarat dengan “mulus” di Soutwest Florida International Airport di Fort Myers.

White terpaksa mengambil alih ruang kokpit ketika pilot Joe Cabuk, tiba-tiba tak sadarkan diri saat mengemudikan pesawat. Meski punya lisensi terbang, White belum pernah menerbangkan pesawat sebesar King Air. “Saya butuh bantuan. Saya perlu berkomunikasi dengan seorang pilot King Air,” tutur White melalui radio.

Kedashyatan Doa

SELAMAT - Mendarat darurat di Soutwest Florida
WHITE kemudian menoleh ke istri dan dua putrinya, “Kalian semua berdoalah.”  Tubuh istri White pun gemetar, anaknya yang berusia 16 belas tahun menangis, dan putrinya yang berumur 18 tahun muntah-muntah. Pria 56 tahun ini perlu waktu sekitar 30 itu perlu waktu sekitar 30 menit untuk mendaratkan pesawat dengan bimbingan seorang pilot King Air.




Pilot tersebut memberi instruksi pada petugas kontrol udara yang secara jelas dan tepat pada White. White memiliki 150 jam terbang dalam beberapa waktu terakhir dengan menerbangkan pesawat mesin tunggal Cessna 172, tapi tak berpengalaman menerbangkan pesawat yang lebih cepat dan lebih besar, seperti King Air.

Dia menyatakan keadaan darurat kepada petugas kontrol udara. Dan, pada Minggu sore tersebut, ia baru belajar cara mendaratkan pesawat berbadan besar. White dan keluarganya saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari Pulau Marco. White memiliki pesawat King Air dan menyewakannya melalui perusahaannya, White Equipment Leasing LLC yang berkantor di Archibald, LA.

Lisensi terbang White diperoleh tahun 1990. Namun 18 tahun berlalu tanpa kegiatan terbang, dan dia mulai terbang lagi baru-baru ini. “Saya sangat ketakutan,” kata White. “Dan, saya seperti berada di suatu zona yang tidak bisa saja jelaskan itu ada di mana.”

Sebelum melaporkan kedaan darurat, selama 30 menit White berusaha menyadarkan sang pilot yang diduga mengalami serangan jantung. Namun, upayanya sia-sia. “Ribuan terimakasih untuk petugas kontrol udara,” kata White. “Mereka tidak digaji cukup, dan tidak mendapat penghargaan atas apa yang mereka perbuat,” kata White.


Ikhtiar Terpuji

WALLACE saat evakuasi di Florida
STEVEN Wallace, perwakilan National Air Traffic Controller Association di Miami, AS, mengungkapkan, situasi saat itu sangat mengerikan karena pesawat dalam proses naik ke 10.000 kaki. Sebenarnya pilot sempat masuk ke menara pengontrol udara Miami.

“Petugas kami sore itu menjadi sangat sibuk dan mencoba menjelaskan padanya dan memberinya petunjuk naik, namun dia tidak memberi respon pada kami,” ungkap Wallace. Akhirnya, suara lain muncul di radio yang berasal dari pesawat itu.

Seorang penumpang mengatakan, bahwa pilot telah meninggal dunia dan pesawat yang dikendalikan auto-pilot dalam posisi naik. Lalu, petugas pengendali berusaha mengarahkan agar pesawat dalam posisi normal, sementara penumpang itu menolong untuk menon-aktifkan auto-pilot sampai akhirnya pesawat bisa mendarat di Southwest Florida International Airport, landasan terdekat.


DOUG White lega usai mendarat darurat
“Ini seperti seorang polisi lalu lintas yang tengah berdiri di  tengah jalan raya pada jam sibuk. Lalu lintas di jalan raya itu tidak dapat dihentikan. Pengendali membantu mengendalikan pesawat-pesawat dalam situasi darurat,” kata Wallace.

“Ini memang unik. Petugas pengendali tidak semua tahu cara menerbangkan pesawat. Tapi ketika menemui masalah, dia harus memberi solusi. Maka saat itu kamu harus mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya yang ada untuk bekerja sama memecahkan masalah,” jelasnya.

Boleh dibilang landing berjalan mulus, karena penumpang pengganti pilot itu, menjalankan semua instruksi yang diberikan dengan benar. “Ia bekerja seperti profesional senior,” puji Wallace.

Karena Allah

ALLAH semua karena-Nya
KETIKA publik pada tercengang, ustadz sohib saya di Surabaya hanya tersenyum penuh makna. Mengapa? “Ya, begitulah reaksi umum manusia. Kalau kita ini senantiasa beriman pada Allah SWT, tentu tak perlu kelewat takjub. Sebab, semua itu karena atau seizin Allah,” tutur ustadz, santai.
“Pilot mati mendadak di udara, itu akibat kecerobohan kita sendiri. Mengapa? Kita ini terlalu yakin, bahwa maut bisa diramal secara ilmiah. Atau tak mempercayai, bahwa maut bisa menjemput kapan saja. Ya, jadinya terbang tanpa kopilot.. Kalau pun pesawat pribadi, perlu ikhtiar antisipatif, kan?” kata ustadz.

“Namun, kalau Allah menghendaki, berapa pun kopilot yang tersedia, bisa mati semua secara mendadak. Yang harus dipetik pelajaran adalah hikmah para penumpang pesawat King Air itu, dan segenap masyarakat Amerika. Kita yakin ada hikmahnya dalam kehidupan mereka. Mungkin juga bermakna bagi kita semua…Subhanallah…!” seru ustadz, serius.

ALLAH mahakuasa dan penolong
“Percayalah.. naik apapun, dan kapanpun, kalau kita ini senantiasa beriman dan takwah kepada Allah, pasti mendapat perlindungan Allah. Dan, hanya Allah SWT tempat berlindung… Pilot hanya manusia biasa, bisa salah. Atau seperti kejadian di Florida itu, meninggal mendadak,” tutur ustadz. Kita pun jadi teringat tragedi jatuh dan terbakarnya pesawat Garuda di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, 7 Maret 2007 lalu.

Ketika itu 22 dari 140 penumpang tewas. Selebihnya mengalami luka bakar, patah tulang dan syok berat, kecuali Din Syamsuddin, sang tokoh sentral Muhammadiyah. Sampai sekarang segar-bugarnya Din dari guncangan dahsyat, kobaran api dan ledakan hebat pesawat, jadi misteri.

“Jawaban bijaknya adalah, semua itu karena Allah SWT,” kata ustadz sohib saya seraya tersenyum.


Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Pilot Tewas Mendadak Saat Terbang
READ MORE » Pilot Tewas Mendadak Saat Terbang

Kisah Cinta Seorang Anak Kepada Orang Tuanya

Pernahkah Anda terpikirkan jika cinta anak melebihi kasih seorang Ibu?
Kebanyakan orang berpikir bahwa kasih Ibu lah yang paling besar kepada anaknya. Namun, pada kisah kali ini menceritakan tentang cinta seorang anak kepada orang tuanya kepada Ibunya yang sudah meninggalkannya namun tetap ingat dan cinta kepada Ibunya yang sudah meninggalkan dirinya.

Kisah ini akan mengajak kita untuk lebih mencintai orang tua kita terutama Ibu yang sudah melahirkan kita.

Cinta dan Kasih Sayang
Mary, adalah seorang Ibu yang memiliki sifat buruk. Dia memiliki sifat pemarah, egois, dan tinggi hati. Si Ibu (Mary) tersebut baru melahirkan dan mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama Eric. Anak tersebut wajahnya lumayan tampan namun agak terlihat bodoh. Sam, nama seorang suami dari Ibu dan yang telah memberikan nama "Eric" kepada si anak tersebut..

Ibunya berpikir, bahwa semakin hari bahwa semakin jelas kelihatan bahwa anak tersebut terbelakang. Ibu tersebut berniat memberikannya kepada orang lain. Namun, Sam mencegah niat buruk si Ibu tersebut. Karena itu, si Ibu dengan terpaksa membesarkannya juga.

Cinta dan Kasih SayangEric yang waktu itu berumur baru 2 tahun, si Ibu lalu melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Si Ibu menamainya Angelica. Ibu lebih senang menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali mereka mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun si Ibu selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga mereka menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya si Ibu mengambil tindakan yang akan membuat ia menyesal seumur hidup. Si Ibu dengan teganya pergi meninggalkan kampung kelahiran mereka beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap ditinggalkan begitu saja. Kemudian mereka (Ibu dan Angelica) tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Waktu telah berlalu, setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, kejadian itu telah berlalu.

Si Ibu telah menikah kembali dengan seorang pria yang bernama Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan mereka telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk si Ibu yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang.Angelica telah berumur 12 tahun dan mereka menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala si Ibu. Waktu itu menyadari betapa jahatnya perbuatannya dulu. Tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran si Ibu. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric, itulah yang tertanam di benak pikiran si Ibu. Sore itu mereka memarkir mobil biru di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap si Ibu dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

Dengan terisak-isak, Si Ibu menceritakan apa yang terjadi pada 10 tahun yang lalu. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada si Ibu. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Si Ibu menangis karena memikirkan anaknya, ia keluar dari mobil diikuti Brad dari belakang. Mata si Ibu menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapannya. Ia mulai teringat betapa gubuk itu pernah ditinggalinya, Ia teringat pada Eric. Namun disana kelihatan di ada siapapun, hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Si Ibu mengambil sepotong kain tersebut dan memperhatikan dengan seksama dan akhirnya ia mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. Ia kaget melihat suasana gubuk tersebut yang terlihat gelap. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Si Ibu kaget karena wanita tua tersebut menegurnya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, Si Ibu balik bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?” Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, Saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama Saya. Walaupun Saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun Saya tidak akan meninggalkan anak Saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Si Ibu lalu membaca isi surat itu ...

Surat Untuk Ibu
“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Si Ibu menjerit histeris ketika membaca surat itu. Lalu si Ibu berkata “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh si Ibu yang bergetar keras.

Aku Cinta Ibu
Si wanita tua tadi lalu berkata “Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”

See ... Seorang anak yang sudah 10 tahun lamanya masih mencintai Ibunya. Kita harus belajar mulai dini untuk mencintai orang tua kita terutama Ibu kita yang sudah melahirkan kita.


Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Kisah Cinta Seorang Anak Kepada Orang Tuanya
READ MORE » Kisah Cinta Seorang Anak Kepada Orang Tuanya

Kisah Bayi Mencari Malaikat

Orang Tua
Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan: "Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah?"

Tuhan menjawab: "Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."Tapi di sini, di dalam surga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk bahagia."

"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih bahagia."

"Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"

"Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara berbicara.

"Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu?"

"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara berdoa."

"Saya mendengar di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya?"

"Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal itu mungkin akan mengancam jiwanya."

"Tapi, saya pasti akan merasa sedih karena tidak melihatMu lagi."
"Malaikat akan menceritakan kepadamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."

Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang bayi bertanya perlahan, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"

"Kamu akan memanggil malaikatmu, "IBU"


Sumber : Click Here
Terima kasih telah membaca artikel: Kisah Bayi Mencari Malaikat
READ MORE » Kisah Bayi Mencari Malaikat
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...